
Dalam rangka pengenalan Imunisasi Heksavalen dan evaluasi program imunisasi, Kemenkes melakukan kunjungan ke Puskesmas Rawat Jalan Anjungan pada Hari Rabu, 12 November 2025.
Kunjungan Kemenkes
Rabu (12/11/2025) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memulai program introduksi imunisasi heksavalen secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia, yang pelaksanaannya melibatkan kunjungan dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posyandu. Pada Hari Rabu, 12 November 2025 Kemenkes beserta Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan ke Puskesmas Rawat Jalan Anjungan.
Tujuan
kunjungan dan koordinasi oleh Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat yaitu untuk
melakukan pengenalan imunisasi heksavalen, evaluasi kinerja program imunisasi,
Aplikasi ASIK dan Aplikasi SMILE. Kemenkes memberikan pemahaman kepada petugas
puskesmas mengenai penggunaan dan penanganan vaksin heksavalen. Selain itu,
Kemenkes melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di
lapangan untuk memastikan berjalan sesuai standar.
Imunisasi
Heksavalen adalah imunisasi gabungan yang memberikan perlindungan terhadap enam
penyakit berbahaya dalam satu suntikan. Penyakit-penyakit tersebut antara
lain difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, hepatitis B, polio, dan infeksi
yang disebabkan oleh Haemophilus influenzae tipe B (Hib). Tujuan utamanya
adalah untuk mengurangi jumlah suntikan bagi bayi dan meningkatkan cakupan
imunisasi, yang pada akhirnya mengurangi rasa sakit dan trauma pada anak serta
memudahkan orang tua untuk menuntaskan imunisasi. (aisa)